SemuaManajemen bengkelTeknik dan servisData dan pasarRegulasiPerkakasUntuk pesepeda
Blog / Data dan pasar

eBike di Italia: sepuluh tahun data, dari ledakan ke kematangan

Pasar eBike Italia dalam sepuluh tahun: dari lonjakan 120% ke puncak 2020 dan koreksi keras, kini eBike menjadi sekitar 20% penjualan sepeda di sana.

SD
Redazione CrankPal
19 Juni 2026
3 menit baca
eBike di Italia: sepuluh tahun data, dari ledakan ke kematangan

Pada 2017, orang Italia membeli 56.200 eBike. Sepuluh tahun kemudian, eBike mencakup kira-kira satu dari lima sepeda yang terjual di negara itu. Di antara dua titik tersebut terbentang satu dekade yang berkali-kali menjungkirbalikkan siapa pun yang mencoba membaca pasar eBike Italia: lepas landas yang tajam, ledakan besar di masa pandemi, koreksi yang keras, dan kini sebuah dataran yang lebih terlihat sebagai garis dasar baru ketimbang kemerosotan.

Dari +120% ke ledakan masa Covid

Titik belok pertama datang pada 2017, ketika penjualan eBike melonjak dari 56.200 ke 124.000 unit hanya dalam satu tahun — kenaikan 120%. Itulah momen ketika pedal berbantuan berhenti jadi ceruk untuk pesepeda berumur dan mulai menarik komuter, turis dan pengguna sehari-hari. Lalu datang 2020, saat pandemi memacu seluruh pasar sepeda Italia: 2,01 juta unit terjual, naik 17% dibanding tahun sebelumnya, dibantu bonus mobilitas pemerintah yang menghabiskan 215 juta euro dalam kurang dari sehari, membayar lebih dari 600.000 penggantian dengan rata-rata 332 euro masing-masing. Itu puncak historis sektor ini, dan untuk sesaat tampak seperti bukti pergeseran permanen.

Ternyata bukan. Sejak 2022 dan seterusnya, pasar sepeda Italia terkoreksi keras: turun 10% pada 2022 (1,7 juta unit), turun 23% pada 2023 (1,36 juta), dan turun lagi 4% pada 2025 menjadi 1,303 juta unit. Pendapatan industri mengikuti kemerosotan yang sama, dari 3,2 miliar euro pada 2022 menjadi sekitar 2,5 miliar pada 2025, sementara margin tergerus dari 7,6% pada 2021 menjadi 3,2% pada 2023. Siapa pun yang membangun kapasitas produksi atau menumpuk stok berdasarkan angka 2020-2021 berakhir dengan persediaan dan struktur biaya yang dirancang untuk pasar yang sudah tidak ada lagi.

eBike tumbuh di dalam pasar yang menyusut

Angka paling bicara di pasar eBike Italia saat ini adalah bahwa ia bergerak melawan arus tren yang lebih luas. Sementara total penjualan sepeda menyusut, porsi eBike dalam kue itu terus naik — dari sekitar 10% pada 2017 menjadi kira-kira 20% hari ini. Itu bukan pertumbuhan volume absolut yang sebanding dengan 2017-2020; itu pertumbuhan bobot relatif di dalam pasar yang lebih kecil, bukti bahwa pedal berbantuan telah mengukir tempat struktural dalam kebiasaan membeli, bukan tempat yang sifatnya siklis. Jerman menawarkan titik acuan yang berguna: eBike di sana sudah melampaui sepeda konvensional, mencapai 53% penjualan pada 2024. Italia tampaknya berada kira-kira di tengah jalan yang sudah ditempuh lebih jauh oleh pasar-pasar Eropa lain.

Pergeseran itu terlihat di lantai bengkel sama jelasnya seperti di lantai penjualan. eBike kini mencakup sekitar tiga perempat sepeda yang masuk untuk diperbaiki, dan pada 2026 pengelolaan garansi eBike sudah menjadi pusing kepala operasional terbesar bagi departemen servis. Motor, paket baterai yang diukur dalam Wh, dan chainring adalah lini yang tumbuh paling cepat di pasar purnajual, sementara barang-barang lama yang bisa diandalkan — ban dalam, ban luar, rantai, kampas rem — masih menopang sebagian besar pendapatan suku cadang.

Kenapa servis bertahan — dan kenapa itu penting

Paradoks yang tampak dari dekade ini — penjualan menyusut sementara suku cadang dan servis tetap stabil — bermuara pada satu angka: servis kini menyumbang 60 hingga 90% pendapatan di toko sepeda spesialis, dan kira-kira 70% laba. Sembilan puluh lima persen dari sekitar 4.000 peritel spesialis di Italia mengerjakan perbaikan. Pada 2026, liputan industri bahkan sampai menyebut bahwa banyak bengkel akan tenggelam tanpa pendapatan dari servis — artinya membaca pasar eBike Italia hanya lewat volume penjualan melewatkan intinya. Cerita yang sebenarnya ada pada siklus hidup produk: garansi, ketersediaan suku cadang, dan waktu tunggu yang mencapai 340 hingga 700 hari pada 2022, meregang sampai 24 bulan untuk sebagian komponen.

Ke depan, dua kekuatan struktural akan terus membentuk ulang gambarannya. Regulasi ESPR Uni Eropa mewajibkan Digital Product Passport mulai 2027, mengubah ketertelusuran dan kemampuan diperbaiki dari nilai tambah menjadi kewajiban kepatuhan. Dan wisata bersepeda di Italia, yang bernilai hingga 89 juta malam kunjungan dan 9,8 miliar euro dampak ekonomi pada 2024, mendorong permintaan yang terus tumbuh untuk bantuan teknis di sepanjang rute sepeda. Keduanya menunjuk arah yang sama: nilai di sektor ini terus bergeser dari penjualan sepeda ke bagaimana sepeda itu dikelola sepanjang umurnya.

Untuk bengkel yang ingin menindaklanjuti data ini — garansi eBike, suku cadang, pelanggan berulang — CrankPal dibangun untuk menempatkan servis, bukan sekadar penjualan, di pusat operasi sehari-hari.

Bagikan:

Make service your profit center

CrankPal handles job sheets, inventory, invoicing and customers in one place — with the workshop at the core.

Discover CrankPal for workshops Get the free guide

Dapatkan artikel baru

Manajemen bengkel, data industri dan perawatan. Satu email, tanpa spam.